Selasa, 22 Desember 2009

adsensecamp



IKLANGEDE


iklangede tukar link

BISNIS ON LINE

lowongan kerja di rumah

Senin, 14 Desember 2009

TIPSMENGHADAPIGEMPA

Mungkin sudah agak terlambat untuk menulis mengenai tips menghadapi gempa karena gempa besar yang melanda Indonesia sudah lewat hampir 2 bulan. Namun ada baiknya kita selalu waspada dan tidak ada salahnya untuk memperhatikan beberapa tips yang perlu kita lakukan ketika terjadi gempa bumi yaitu :

1. Tetap tenang. Jika sedang berada di dalam rumah, tetaplah di ruangan. Berlindunglah di kolong meja atau tempat tidur. Jauhi dinding, lemari, jendela, pintu, dan sumber api (listrik)
2. Lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan dengan bersembunyi di bawah meja atau benda lain yang dapat menahan tekanan (dengan catatan benda yang dipakai berlindung harus benar-benar kokoh). Jika tidak begitu yakin dengan kekuatannya, ambil posisi di samping suatu benda, di samping sofa, di samping benda besar yang akan remuk sedikit tapi menyisakan ruangan kosong di sebelahnya. Jika anda berada di tempat tidur pada saat gempa terjadi, bergulinglah ke samping tempat tidur. Ruangan kosong yang aman akan berada di samping tempat tidur.
3. Jika Anda sedang memasak, matikan kompor terlebih dahulu, selain itu, jika memungkinkan, matikan saluran gas yang berada dalam rumah Anda. Seringkali gempa yang terjadi tidak menghancurkan rumah tetapi rumah justru terbakar karena pemilik rumah membiarkan kompor tetap menyala.
4. Jika Anda berada di dalam gedung perkantoran atau Anda sedang bekerja di gedung bertingkat, sebaiknya Anda jangan terburu-buru untuk keluar. Tunggu sampai gempa sedikit mereda dan berlindung di dekat pilar atau tembok bagian dalam. Setelah gempa mereda, keluarlah melalui jalur darurat yang telah disediakan sambil melindungi kepala.
5. Jika sedang mengendarai mobil, berhentilah perlahan-lahan ke kiri bahu jalan, keluarlah dan menjauh dari mobil untuk menghindari jika terjadi pergeseran. Ada baiknya juga berbaring di sebelah kendaraan. Semua kendaraan yang hancur memiliki ruangan kosong yang aman kira-kira setinggi 1 meter di sampingnya. Jangan berhenti di dekat pom bensin, karena sangat rawan terjadi ledakan.
6. Jika sedang berada di gunung, waspadailah terhadap kemungkinan terjadi tanah longsor atau pohon tumbang. Dan jika berada di pantai, waspada terhadap kemungkinan bahaya tsunami.
7. Jangan masuk ke dalam rumah meski guncangan gempa telah berbenti. Masuk ke dalam rumah sangat berbahaya. Masuklah kembali ke dalam rumah setelah mendapat pemberitahuan dari pihak yang berwenang bahwa tidak ada lagi gempa susulan.

Selain tips-tips saat gempa terjadi, ada baiknya juga kita mempersiapkan diri sebelum gempa terjadi sebagai berikut :

TIPSMENGHINDARIHIV

Tanggal 1 Desember diperingati sebagai hari AIDS sedunia. Penyakit HIV/AIDS adalah salah satu penyakit mematikan yang sampai saat ini belum ditemukan obatnya. HIV/AIDS timbul karena perilaku manusia yang tidak sehat seperti seks bebas & narkoba. Sebenarnya penularan virus HIV/AIDS tidaklah mudah yakni melalui hubungan seks atau melalui jarum suntik, dan dapat juga melalui ibu kepada janinnya. Namun karena kekurangtahuan dan ketidakpedulian masyarakat, virus HIV/AIDS ini penyebarannya menjadi tidak terkontrol. Untuk itu ada baiknya kita menyimak tips-tips berikut ini agar terhindar dari HIV/AIDS.

1. Hindari perilaku seks bebas, setialah pada pasangan masing-masing. Cara ini adalah cara yang paling baik daripada memakai kondom pada saat berhubungan. Perilaku seks bebas tidak hanya berpotensi menularkan HIV/AIDS, tetapi juga banyak penyakit menular lainnya.
2. Pakailah kondom pada saat berhubungan seksual. Cara ini sebenarnya bukan sebagai alasan untuk bebas melakukan seks. Cara ini hanya untuk mengurangi resiko tertular.
3. Hindari penggunaan jarum suntik bekas atau penyuntikan dengan satu jarum secara bergantian. Hal ini terutama sering terjadi di kalangan pengguna narkoba.
4. Selalu waspada jika hendak melakukan transfusi darah. Periksa kembali jarum yang akan digunakan dan dari mana sumber darah yang akan ditransfusikan.

Cara-cara di atas diharapkan dapat meredam laju pertumbuhan virus HIV/AIDS yang sampai saat ini di seluruh dunia telah mencapai 25 juta kasus. Selain itu, jika di lingkungan kita terdapat penderita HIV/AIDS, cobalah untuk mengerti keadaan mereka, dan jangan mengucilkannya. Hal ini dapat membantu meringankan beban mereka dan menambah kesadaran akan bahaya HIV/AIDS pada diri kita semua.